Saturday, October 11, 2008

Alat vital suami ditebas istri

Alat vital suami ditebas istri
Saturday, 11 October 2008 20:01 WIB
WASPADA ONLINE

REDELONG - Pasangan suami istri (Pasutri) saling bacok. Dua-duanya sekarat dan harus dilarikan ke RSU Datu Beru Takengon. Sang istri menderita luka bacok di bagian muka, kepala, bahu, tangan dan lembab terkena pukulan. Parahnya, sang suami alat vitalnya putus, demikian dengan anggota tubuhnya juga mengalami luka.

Pertarungan suami istri ini terjadi, Kamis (9/10) di Kampung Jamur Atu, Kecamatan Syiah Utama Bener Meriah. Hasan Saleh, 33, terpaksa diopname di RSU Datu Beru setelah ‘barang kesayangannya' putus. Hingga kini kondisinya masih belum sadarkan diri. Sementara sang istri juga sekarat setelah sekujur tubuhnya menderita luka.

Pasangan suami istri ini telah dikaruniai seorang anak yang sudah berumur 3 tahun. Memang kedua-duanya sudah punya pasangan hidup sebelumnya. Susparidini, 25, istri kedua Hasan Saleh. Demikian dengan sang istri ini, Hasan Saleh, baginya suami kedua, setelah suami pertamanya meninggal dunia.

Diduga keduanya terlibat pertarungan dengan senjata tajam, karena persoalan rumah tangga. Namun keterangan pasti dari kedua korban yang kini masih diinapkan di RSU Datu Beru Takengon itu, belum didapat. Aparat kepolisian baru meminta keterangan tetangga korban.

Juga belum diketahui bagaimana perkelahian mereka, sehingga alat vital sang suami putus. Hasan Saleh ketika dibawa oleh medis dari Pukesmas Syiah Utama dalam kondisi tak sadarkan diri. Dia tiba di RSU sekitar pukul 18:30.

15 Menit sebelumnya, sang istri yang terlebih dulu mengisi ruang UGD RSU Datu Beru itu. Ketika dibawa ke RSU Datu Beru, bagian alat vital korban masih mengeluarkan darah segar yang juga terlihat berceceran di ruang UGD.

Penyebab tragedi ini belum diketahui secara pasti, namun menurut Halid, abang kandung Hasan Saleh, pada saat kejadian Suspa meminta izin kepada suaminya untuk mengantar anaknya sekolah (sebelum menikah dengan Hasan, Suspa sudah punya dua anak, umur 8 dan 7 tahun, sudah sekolah di SD Jamur Atu).

Karena lokasi kediamannya agak jauh dengan sekolah anaknya, kemungkinan Supri pulang agak sedikit lama. Pada saat itu sang istri juga membawa buah hatinya hasil perkawinan dengan Hasan.

Namun entah bagaimana kelanjutannya, keduanya terlibat perang mulut yang didengar kedua anaknya. Pada saat itu, sebut Halid, sang suami Hasan Saleh tidak mengizinkan kalau ketiga anaknya dibawa. Hasan mau anak tirinya yang dibawa sementara anak kandungnya tinggal bersama dia.

Halid menambahkan, pada hari, Kamis (9/10) sekitar jam 13:00, Suspa datang ke rumah mertuanya di Kampung Jamur Atu Jaya dengan kondisi tubuh berlumuran darah. Saat itu Suspa mengatakan, suaminya telah membacoknya.

Mendapat keterangan itu, sang mertua melaporkan kepada aparat setempat untuk menyelamatkan mereka yang berlumuran darah. Namun dalam keterangannya kepada sang Paman yang menanyakan persoalan itu, Suspa mengakui tidak ada membacok suaminya.

Kalau Suspa mempunyai dua orang anak dari hasil perkawinan pertamanya, Hasan Saleh juga mempunyai seorang anak dari perkawinan sebelumnya. Anak lakinya itu diasuh oleh istri pertamanya di Bener Kelifah, Kec. Bandar, Kab. Bener Meriah.

Kapolres Persiapan Bener Meriah, Kompol Isfar Mukhtaruddin, kepada wartawan, Jumat (10/10) mengatakan, insiden pasutri warga Jamur Atu, Kecamatan Syiah Utama, Bener Meriah terjadi Kamis (9/10).

"Motif perkelahian yang berdarah-darah ini belum diketahui secara pasti. Lagi kita selidiki. Namun, dugaan sementara penyebab perkelahian itu dipicu selisih paham antar mereka, sehingga berakhir dengan perkelahian yang berakibat putusnya penisnya bekas sabetan benda tajam."

Polres Persiapan Bener Meriah tetap melakukan penyelidikan di TKP dan akan menanyai para saksi terutama pihak keluarga maupun tetangga pasutri itu. "Setelah kita menerima laporan dari masayarakat, aparat polisi melakukan penyidikan dan korban sekarang sudah dibawa ke RSU Datu Beru Takengon, " kata Kapolres Persiapan Bener Meriah.

Hingga berita ini diturunkan, suasana di RSU Datu Beru masih ramai dikunjungi manusia. Mereka bukan hanya ingin mengetahui bagaimana kronologis putusnya alat vital Hasan Saleh, melainkan setiap tamu pasien di sana saling membahas kasus itu. Ada yang mengatakan kasihan, namun banyak juga yang menertawakannya.
(ags/b18)




Komentar (1)
1. 11-10-2008 22:51
Seru.........tapi......kok gitu sih
Aku kalo punya istri,pasti kusayang selalu.

kalo aku marah ceraikan aja, ngapain repot adu pisik ama cewek
Report
Bujangan


Source:
http://www.waspada.co.id/Berita/HUKUM-&-KRIMINAL/

0 komentar:

Country Visitor

   

FEEDJIT Live Traffic Feed

September 11, 2001

ISLAMIC WEBSITE

Thanks 4 not smoking


ApapunYgTrjadi:Baik


PuPuMaaaaa


Who is this

KAMUS

About Me

My Photo
allwin: Kullun Najah FiddaRoini Ya'ni: Fiddunya Wal-Akhiroh InsyaAllah, Amien......(Gentleman From Mandailing Natal)

all of u r welcome

Labels/Kategori

Video Bar

Loading...

Smile


ALWIN TANJUNG

ALWIN TANJUNG

Alwin Tanjung

Alwin Tanjung
E-mail: win3471@gmail.com

Boston

Boston

Blog Archive

SunSet

SunSet
Image

Guest Book (BukuTamu)


Video Bar

Loading...

Rambut Trpanjang......

Rambut Trpanjang......
di Dunia