Monday, December 31, 2012

Utsman bin Affan

Utsman bin Affan (576 – 656 M, menjadi khalifah 23 – 35 H / 644 – 656 M)

Ia seorang saudagar kaya raya, dan salah satu seorang penulis wahyu yang terkenal. Usianya lima tahun lebih muda dari Nabi Muhammad SAW. Sejak muda Utsman dikenal sebagai seorang yang pendiam, dan memiliki budi pekerti yang terpuji. Ialah yang membeli sumur Raumah untuk dijadikan sumur umum. Sedemikian banyak amal kebajikannya, hingga masyarakat menggelarinya “Ghaniyyun Syakir” (orang kaya yang bersyukur kepada Allah SWT).
Sekalipun kaya raya, Utsman tidak pernah menjaga jarak dengan masyarakat kelas bawah, bahkan ia tidak segan-segan untuk turut serta berperang. Karena kebaikan-kebaikannya itulah, ia dinikahkan dengan putri Nabi yang bernama Ruqaiyah. Setelah Ruqaiyah meninggal dunia, ia dinikahkan lagi dengan putri Nabi lainnya bernama Umi Kaltsum. Oleh sebab itu masyarakat menggelarinya “Dzun Nurain” (yang mempunyai dua cahaya).
Pada masa pemerintahannya, langkah-langkah yang dilakukan oleh Khalifah Utsman diantaranya adalah mengganti gubernur-gubernur negara yang berhasil ditaklukkan Islam yang ingin memisahkan diri setelah Umar wafat. Kemudian Khalifah Utsman juga memperbanyak naskah Al-Qur’an yang sudah dibukukan menjadi 7 eksemplar yang antara lain dikirimkan ke Syam, Yaman, Bahrain, Basrah, dan Kuffah.
Pada masa pemerintahan Khalifah Utsman juga Armenia, Tunisia, Cyprus, Rhodes, dan bagian yang tersisa dari Persia, Transoxania, dan Tabaristan berhasil direbut. Ekspansi Islam pertama berhenti sampai di sini.
Pemerintahan Utsman berlangsung selama 12 tahun, pada paruh terakhir masa kekhalifahannya muncul perasaan tidak puas dan kecewa di kalangan umat Islam terhadapnya. Kepemimpinan Utsman memang sangat berbeda dengan kepemimpinan Umar. Ini karena fitnah dan hasutan dari Abdullah bin Saba’ Al-Yamani salah seorang yahudi yang berpura-pura masuk islam. Ibnu Saba’ ini gemar berpindah-pindah dari suatu tempat ke tempat lainnya untuk menyebarkan fitnah kepada kaum muslimin yang baru masa keislamannya. Akhirnya pada tahun 35 H/656 M, Utsman dibunuh oleh kaum pemberontak yang terdiri dari orang-orang yang berhasil dihasut oleh Abdullah bin Saba’ itu.
Salah satu faktor yang menyebabkan banyak rakyat berburuk sangka terhadap kepemimpinan Utsman adalah kebijaksanaannya mengangkat keluarga dalam kedudukan tinggi. Yang terpenting di antaranya adalah Marwan ibn Hakam Rahimahullah. Dialah pada dasarnya yang dianggap oleh orang-orang tersebut yang menjalankan pemerintahan, sedangkan Utsman hanya menyandang gelar Khalifah. Setelah banyak anggota keluarganya yang duduk dalam jabatan-jabatan penting, Usman laksana boneka di hadapan kerabatnya itu. Dia tidak dapat berbuat banyak dan terlalu lemah terhadap keluarganya. Dia juga tidak tegas terhadap kesalahan bawahan. Harta kekayaan negara, oleh kerabatnya dibagi-bagikan tanpa terkontrol oleh Utsman sendiri. Itu semua akibat fitnah yang ditebarkan oleh Abdullah bin Saba’, meskipun Utsman tercatat paling berjasa membangun bendungan untuk menjaga arus banjir yang besar dan mengatur pembagian air ke kota-kota. Dia juga membangun jalan-jalan, jembatan-jembatan, masjid-masjid dan memperluas masjid Nabi di Madinah.

No comments:

Country Visitor

   

FEEDJIT Live Traffic Feed

September 11, 2001

ISLAMIC WEBSITE

Thanks 4 not smoking


ApapunYgTrjadi:Baik


PuPuMaaaaa


Who is this

KAMUS

all of u r welcome

Labels/Kategori

i hope u enjoy...............

Loading...

Smile


ALWIN TANJUNG

ALWIN TANJUNG

Alwin Tanjung

Alwin Tanjung
E-mail: win3471@gmail.com

Boston

Boston

Blog Archive

SunSet

SunSet
Image

Guest Book (BukuTamu)


Layar Tancap

Loading...

Rambut Trpanjang......

Rambut Trpanjang......
di Dunia